Pages

Logika : Teka Teki Horror dan Seram

ilustrasi pasar malam

Suatu hari, Sigit bersama enam rekannya berjalan kaki menuju pasar malam untuk mencoba peruntungan dalam permainan disana. Mulai dari lempar gelang, menebak angka pada bola gelinding dan beberapa jenis permainan lainya.

Hadiah yang mereka dapatkan juga bermacam-macam, seperti: shampo, sabun, korek gas, minyak goreng, rokok dan kompor minyak.

Setelah larut malam, angin kencang pertanda akan datangnya hujan mulai terasa. Orang-orang banyak yang langsung bubar dan pulang, termasuk si Sigit dan keenam temannya yang ada dalam cerita ini.

Karena takut kehujanan, mereka sepakat iyuran untuk dibelikan satu buah payung dan langsung mereka gunakan saat itu juga.

Saat itu, posisi Sigit berada ditengah, kemudian yang empat berada di kanan dan kiri selanjutnya yang dua berada di depan dan belakang. Tentu saja harus berdesak-desakan dan tidak jarang salah satunya ada yang berada diluar payung dan berpotensi kehujanan.

Namun sungguh sial, ternyata setelah mereka sampai pada jalur sempit (jalan pintas) tiba-tiba lampu mendadak padam dan seketika keadaan menjadi sangat gelap dan sunyi. Peristiwa ini juga dibarengi dengan hembusan angin yang perlahan mengeceil dan semakin pelan.

Tentu saja sangat gelap mengingat jalan itu tidak ada yang melewati saat itu selain Sigit dan keenam temannya itu. Lagipula, saat berangkat mereka tidak ada yang membawa senter dan sesuatu lainnya yang bisa digunakan untuk menerangi jalanan mereka.

Namun ada kejadian yang cukup mengerikan dan penuh tanda tanya, karena tanpa menunggu lama tiba-tiba ada cahaya yang tidak begitu terang namun cukup untuk mengantarkan mereka pulang dengan selamat.

Cahaya tersebut selalu mengikuti langkah mereka, namun jika mereka berjalan lebih kencang atau bahkan berlari, maka cahaya itu akan menghilang dan akan muncul lagi setelah berjalan pelan. Seperti ada sesuatu yang menginginkan mereka untuk tidak terburu-buru.

Keanehan ini belum terhenti sepenuhnya, sebab setibanya mereka ditempat tinggal mereka (kontrakan) mereka lagi-lagi dikejutkan oleh kejadian aneh. Apakah itu? entah karena saking takutnya atau apa, tanpa disadari mereka ternyata tidak kejatuhan air hujan sama sekali dan kondisi tubuhnya justru dibasahi oleh keringatnya sendiri.

Mereka semua berfikir bahwa ada seseorang dari dunia lain yang mencoba membantunya, seperti menerangi jalanan mereka dan menjaga tubuh mereka dari air hujan.

Ini adalah pengalaman yang mengerikan sekaligus mengesankan bagi mereka dan suatu saat bisa menjadi cerita yang diposting di teka-teki.com

Mari bantu pecahkan beberapa pertanyaan ini dengan jawaban yang logis dan menggunakan alasan yang lengkap.

Pertanyaan:
  1. Siapa yang menerangi jalanan mereka dan dengan apa ia melakukannya?
  2. Mengapa mereka bisa tidak kehujanan dan benarkah mereka dibantu oleh mahluk lain seperti hantu atau jin?

Jawaban

  1. Jalanan mereka dapat terang karena cahaya dari korek gas yg didapat dari hadiah pasar malam (bukan dibeli) dan salah satu dari mereka telah menghidupkan korek itu. Jika berlari, maka korek padam, ketika berjalan akan tetap hidup.
  2. Mereka tidak kehujanan karena kondisinya memang tidak sedang hujan, melainkan hanya angin kencang yang merupakan pertanda akan datang hujan.
400-450
Profile Admin

Teka-Teki.Com

Punya TEKA TEKI yang belum terjawab? Tanyakan disini sekarang. Jawaban akan diposting di situs ini.

7 KOMENTAR

Muhammad Fajri delete Monday, 19 October, 2015

1.cahaya api yang dinyalakan dari korek gas yang di dapat di pasarmalam,ketika berlari api korek gas bisa padam kalau jalan pelan-pelan api itu tetap nyala.
2.mereka tidak kehujanan karena belum hujan masih mau hujan.yang melindungi mereka bukan mahkluk gaib melainkan payung yang dibeli tadi.walau pun belum hujan merek tetap berpayung,secara otomatis payung melindungi mereka walaupun belum hujan

hanizahra delete Tuesday, 20 October, 2015

1. yang menerangi jalan ya mereka sendiri dengan korek gas hadiah dari pasar malam
2. mereka tidak kehujanan karena memang belum hujan, bukan karena dibantu makhluk halus.

MEYLINA delete Tuesday, 20 October, 2015

1. Mrka menggunakn kompor minyak, makany tidk bisa brlari dn keringatn
2. Saat itu baru akan turn hujan, mkny disebut brpotensi kehujanan bukanny kehujanan

Dini Septian delete Thursday, 22 October, 2015

1.yang menerangi adalah temannya.. menggunakan korek gas yang didaapat dari hadiah di pasar malam.
2.kenapa tidak kehujanan.? karena memang tidak hujan, mereka beli payung karena takut kehujanan

wulan sarhy delete Thursday, 22 October, 2015

1.korek api yg dibeli dipasar malam
dan dinyalakan pada saat lampu mati dijalan sempit(jalan pintas)
2.payung yg dibeli pada saat di pasar malam
tidak terjadi hujan karna hanya terjadi angin kencang pertanda akan ada hujan
tetapi sebenarnya tidak terjadi hujan,meraka kebasahan karna air keringat meraka lelah berjalan

Fikri Fajarullah delete Saturday, 24 October, 2015

1. yang menerangi jalan pulang mereka adalah orang paling depan dengan cara menyalakan korek gas yang didapatkannya di pasar malam.
2. tertulis "berpotensi kehujanan". dapat dikatakan bahwa hari itu tidak pernah turun hujan.
dibantu oleh makhluk halus? jin? itu tidak benar

Mister Blak-Blakan delete Wednesday, 30 March, 2016

waaaw mengerikan sekali pengalamannya wkwk

Addition Code